REFLEKSI TEORI BEHAVIORISTIK



Belajar Bukan Hanya “Hafal“ Tapi Juga “Paham”
Oleh : Nur Anggraini Putri 

            Teori kognitif hasil belajar bukan hanya sekedar yang dapat diukur tapi didalam otak kita juga ada proses belajar juga. Teori pemrosesan informasi adalah teori kognitif tentang belajar yang menjelaskan pemrosesan, penyimpanan, dan pemanggilan kembali pengetahuan dari otak . Prinsipnya merupakan  penerimaan, pemrosesan , penerimaan dan respon yang di dapat melalui panca indera Teori ini menjelaskan bagaimana seseorang memperoleh sejumlah informasi dan dapat diingat dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu perlu menerapkan suatu strategi belajar tertentu yang dapat memudahkan semua informasi diproses di dalam otak melalui beberapa indera.. Otak manusia punya dua bagian yaitu memori jangka panjang dan jangka pendek. Memori jangka pendek bila informasi datang begitu saja , bisa dikeluarkan tapi tidak disimpan. Memori jangka pendek hanya sekedar hafal.Untuk masuk ke memori jangka panjang perlu akuisisi/ perolehan pengetahuan. Dia dapat sesuatu lalu diproses terlebih dahulu. Di sana ada skemata yang membentuk kerangka pemahaman. Pemahaman-pemahaman baru yang didapat akan memperkaya kerangka konseptual kita.

Sekilas tentang “Taksonomi Bloom
            Tingkatan C1-C6 bukan merupakan tingkatan kesulitan soal. C1 – C6 ternyata menunjukan kompleksitas berpikir dari siswa. C1 menunjukan tidak berfikir kompleks , hanya menghafal. C6 menujukan berfikir kompleks. Biasanya soal C6 mengkaitkan dengan evaluasi pada persoalan. Evaluasi itu dasarnya adalah analisis
Pendidikan Culture
`           Sebenarnya belajar bukan sekedar membaca menulis dan menghafal karena itu semua termasuk  short  term memori. Belajar itu membangun cara berfikir dan sikap maka akan terpakai jangka panjang. Long term memori juga perlu hafalan tapi hanya prinsip-prinsipnya saja. Untuk materi yang tersimpan di long term memori akan hafal dengan sendirinya  karena sudah terkonsep. Belajar itu harus memberdayakan berfikir dan teknologi. Belajar merupakan transfer of value.
Teori Behavioristik
            Hasil merupakan ukuran dari stimulus yang diterima. Teori behavioristik itu belum memahami adanya perubahan mental jadi dianggap tidak diperhitungkan. Sebenarnya teori ini tidak sepenuhnya tidak baik , namun ada yang perlu tidak diterapkan. Seperti pemberian hadiah dan hukuman yang saat ini sudah kurang cocok diterapkan.  Di zaman sekarang mendapat nilai bukanlah tujuan, nilai adalah dampak. Artinya bekerjalah sebaik-baiknya , berprestasi sebaik-baiknya dan bergunalah bagi orang lain maka dampak baik itu akan mengikuti kita dengan sendirinya. Pada cara belajar awal, hukuman masih boleh dilakukan, tapi hukuman yang mendidik. Tapi semakin lama harus dihilangkan. 

Komentar

Postingan Populer